Pengertian Cut Loss, Jenis, dan Contohnya Dalam Investasi

Pengertian Cut Loss – Dalam dunia investasi, terutama pada perdagangan saham, cut loss adalah istilah yang sering digunakan. Cut loss adalah suatu strategi yang dilakukan oleh investor untuk membatasi kerugian saat harga saham turun di bawah tingkat tertentu.

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian cut loss, jenis-jenis cut loss yang umum digunakan, serta memberikan beberapa contoh untuk memperjelas konsep ini.

Pengertian Cut Loss

Pengertian Cut Loss

Cut loss adalah tindakan menjual saham pada harga yang lebih rendah dari harga beli untuk membatasi kerugian. Tujuan dari cut loss adalah untuk menghindari kerugian yang lebih besar jika harga saham terus menurun. Dalam pelaksanaannya, cut loss biasanya dilakukan dengan menetapkan batas harga tertentu, yang jika tercapai, investor akan menjual saham tersebut.

Jenis-jenis Cut Loss

Batas Harga

Jenis cut loss yang paling umum adalah dengan menetapkan batas harga. Investor akan menentukan harga terendah di mana mereka bersedia menderita kerugian. Jika harga saham turun di bawah batas harga tersebut, investor akan menjual saham tersebut.

Misalnya, jika seseorang membeli saham ABC dengan harga $10, mereka mungkin menetapkan batas harga cut loss sebesar $9. Jika harga turun di bawah $9, investor akan menjual saham tersebut untuk membatasi kerugian.

Persentase Kerugian

Selain dengan menetapkan batas harga, investor juga dapat menggunakan persentase kerugian sebagai acuan cut loss. Dalam hal ini, investor menentukan persentase kerugian yang dapat mereka toleransi. Misalnya, investor mungkin memilih untuk melakukan cut loss jika kerugian mencapai 10% dari harga beli. Jika harga saham turun hingga 10%, investor akan menjual saham tersebut.

Moving Average

Moving average adalah indikator teknikal yang digunakan untuk mengidentifikasi tren harga saham. Dalam konteks cut loss, investor dapat menggunakan moving average sebagai acuan untuk menjual saham. Misalnya, investor dapat menggunakan moving average 50 hari sebagai acuan cut loss. Jika harga saham turun di bawah moving average 50 hari, investor akan menjual saham tersebut.

Support Level

Support level adalah tingkat harga di mana harga saham cenderung berhenti turun dan mulai berbalik naik. Dalam strategi cut loss, investor dapat menggunakan support level sebagai acuan. Jika harga saham jatuh di bawah support level, investor akan menjual saham tersebut untuk membatasi kerugian.

Baca Juga : 5 Cara Live Di Tiktok Untuk Pemula dan Tipsnya

Contoh Cut Loss

Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang cut loss, berikut adalah beberapa contoh penggunaan cut loss dalam praktik perdagangan saham:

Contoh 1

Seorang investor membeli saham XYZ dengan harga $20. Setelah beberapa waktu, harga saham turun menjadi $15. Investor telah menetapkan batas harga cut loss sebesar $14. Ketika harga saham mencapai $14, investor akan menjual saham tersebut. Ketika harga saham mencapai $14, investor memutuskan untuk menjual saham XYZ dan mengalami kerugian sebesar $6 per saham.

Contoh 2

Seorang investor membeli saham ABC dengan harga $50. Dia telah menetapkan persentase kerugian cut loss sebesar 15%. Ketika harga saham turun hingga 15% dari harga beli, investor akan menjual saham tersebut. Jika harga saham turun menjadi $42, investor akan menjual saham ABC dan mengalami kerugian sebesar $8 per saham.

Contoh 3

Seorang investor menggunakan moving average 50 hari sebagai acuan cut loss. Jika harga saham turun di bawah moving average 50 hari, investor akan menjual saham tersebut. Misalnya, jika moving average 50 hari adalah $30 dan harga saham turun menjadi $28, investor akan menjual saham tersebut.

Contoh 4

Seorang investor menggunakan support level sebagai acuan cut loss. Jika harga saham jatuh di bawah support level, investor akan menjual saham tersebut. Misalnya, jika support level saham XYZ adalah $25 dan harga saham turun menjadi $24, investor akan menjual saham tersebut.

Kesimpulan

Cut loss adalah strategi yang penting dalam perdagangan saham untuk membatasi kerugian. Dalam artikel ini, kita telah membahas pengertian cut loss, jenis-jenis cut loss yang umum digunakan, serta memberikan beberapa contoh penggunaan cut loss.

Penting bagi investor untuk memahami konsep cut loss dan mempertimbangkan strategi yang sesuai dengan profil risiko mereka. Ingatlah bahwa pasar saham selalu berfluktuasi, dan menggunakan cut loss secara tepat dapat membantu melindungi portofolio investasi Anda.

You May Also Like

About the Author: Beni Pranowo